Arkatama

Waspada Spyware! Melacak Kegiatan Perangkat Anda

Sebagai pengguna aktif internet, resiko terinfeksi spyware merupakan hal yang perlu diwaspadai karena dapat terjadi kapanpun dan seringkali korban kasus spyware tidak sadar bahwa perangkat mereka telah disadap dan terinfeksi virus. Spyware banyak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk beragam kasus kejahatan internet, seperti pelacakan kegiatan online, mengakses file penting dan sensitif seperti indentitas pribadi, informasi perbankan, hingga password media sosial kemudian menjualnya secara illegal untuk kepentingan pribadi. Simak artikel ini untuk tau lebih dalam mengenai spyware, cara mencegah hingga cara mengatasinya!

Pengertian Spyware

Spyware merupakan software berbahaya yang diinstal secara ilegal tanpa sepengetahuan pemilik perangkat untuk aktivitas kejahatan seperti peretasan, pencurian informasi pribadi, hingga penyalahgunaan data yang sensitif. Spyware biasanya ditemukan pada website berbahaya yang dapat berbentuk email spam, file yang terunduh, atau tautan berbahaya sehingga dapat menimbulkan kerusakan software hingga kerugian finansial dan privasi bagi korban.   Spyware merupakan kejahatan internet yang sudah ada cukup lama dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Spyware sangat berbahaya dan merugikan bagi pengguna internet karena dapat menimbulkan kerusakan pada sistem atau software bawaan komputer atau smarthphone. Software yang terinstal secara ilegal dapat menurunkan performa perangkat sehingga pengguna kesulitan dalam mengaplikasikan gadget dan mengakses file penting di perangkat.

Contoh Spyware

Terdapat beberapa jenis spyware yang paling sering ditemukan dan memiliki efek yang berbeda-beda tergantung dari tujuan pembuatannya. Diantarnya

1, Adware

Adware merupakan jenis software yang dibuat untuk menyajikan iklan ke perangkat pengguna guna memperoleh penghasilan dengan menyajikan iklan yang sesuai dengan minat atau kegiatan pengguna. Adware tidak berbahaya seperti jenis spyware lainnya, tetapi adware menyebabkan kendala bagi pengguna dalam beraktivitas di internet yang dapat berpengaruh pada user experience dan performa perangkat pengguna.

2, Trojan

Trojan merupakan jenis software berbahaya yang diciptakan guna mengelabui pengguna internet dengan merahasiakan tujuan

Trojan merupakan software berbahaya yang diselundupkan di dalam software yang legal. Biasanya software pemaksimalan PC atau game online yang seringkali digabungkan sebagai bagian software yang diinstal dari internet. Trojan dapat disebarkan dalam bentuk email spam, tautan berbahaya, dan pop out iklan melalui jaringan berbahaya sehingga trojan dapat menginjeksi virus dan malware lain ke perangkat korban.

3, Pegasus

Fungsi Pegasus berguna melacak semua data dan informasi di device korban pengguna internet. Contohnya adalah histori browser, lokasi korban, dan semua aplikasi percakapan online dan email. Spyware jenis ini biasanya dimanfaatkan oleh pihak berwenang untuk pemantauan dan pelacakan pelaku kejahatan.

4. Keylogger

Keylogger merupakan software atau hardware yang digunakan untuk menyadap semua kata ataupun kalimat yang diketikkan pada keyboard komputer, seperti pesan, password, email, dan data penting lainnya. Spyware jenis ini bertujuan untuk melacak semua kegiatan korbam dan menyimpan semua informasi yang bisa dimanfaatkan untuk kejahatan.

5. Password stealer

Password stealer atau pencurian kata sandi merupakan jenis malware atau software jahat yang dibuat guna melakukan pencurian data login dan password dari pengguna. Ketika perangkat terinfeksi oleh spyware jenis ini, maka program secara otomatis akan menyimpan data login dan password yang diinput pengguna Ketika mengaplikasikan aplikasi seperti media sosial, e-money dan m-banking, email dll. spyware ini biasanya ditemukan pada email spam atau pishing, situs web replika dari website asli, dan file yang terinjeksi virus.

6. Rootkit

Rookit akan memfasilitasi peretas dalam mengontrol perangkat korban. Spyware ini biasanya dimanfaatkan untuk pencurian data pribadi dan privasi pengguna. Akan tetapi, peretas juga bisa memanfaatkan rookit guna membuat perangkat korban menjadi perantara dalam penyerangan DDos

7. Browser Hijacker

Browser Hijacker merupakan malware yang dapat mengontrol tampilan search engine dan pengaturan diluar persetujuan pengguna. Browser hijacker biasanya merubah pengaturan portal seperti halaman utama, default search engine, tab baru, dan membuat plugin yang diluar pengetahuan korban. Biasanya spyware jenis ini tersebar dari software ilegal, website yang tidak aman, dan email spam.

Cara Kerja Spyware

Spyware merupakan ancaman yang berbahaya bagi pengguna internet, tetapi spyware tidak menginstal dirinya sendiri tanpa bantuan dari pengguna internet yang dikelabui. Tanpa sadar, pencurian, peretasan dan penyadapan yang terjadi pada perangkat pengguna merupakan bukti ketidakbijaksanaan pengguna internet dalam menggunakan internet. Salah satu penipuan spyware yang paling sering terjadi adalah iklan pop out yang muncul saat mengunjungi website yang tidak aman. Iklan ini biasanya berupa pemberian peringatan bahwa perangkat terkena virus dan mengarahkan pengguna untuk menginstal antivirus peretas yang berisi virus sehingga perangkat pengguna akan terganggu kinerjanya.

Setelah software terinstal, spyware tersebut akan meretas sistem tanpa diketahui oleh korban dan mulai menyadap semua data dan informasi penting seperti histori browser, pesan chat, informasi perbankan, password, dan data penting lainnya. Kemudian, software tersebut akan mengirimkan data – data korban yang dicuri secara ilegal kepada peretas. Peretas yang telah mendapatkan semua informasi dan data penting dari perangkat korban akan memanfaatkan hal tersebut untuk keuntungan pribadi seperti pencurian identitas, perampokan, dan pelacakan. Tidak hanya itu, spyware akan merubah sistem pengaturan perangkat, sabotase file-file yang penting dan sensitif, serta menciptakan backdoor dengan akses yang ilegal.

Dampak negatif spyware

Spyware mempunyai beragam dampak negatif apabila sudah terinstal di perangkat korban, diantaranya adalah
1. Pelacakan dan peretasan informasi pribadi

Spyware bisa mencuri semua informasi pribadi dan sensitif seperti password, informasi perbankan, histori browser, pesan chat tanpa diketahui oleh pengguna. Informasi yang telah diperoleh akan dimanfaatkan peretas untuk kriminalitas seperti pencurian identitas, phising, dan pemerasan.

2. Penurunan performa perangkat

Spyware dapat mengganggu sistem dengan mencuri dan mendistribusikan data dan informasi yang penting secara terus-menerus. Hal tersebut berisiko menurunkan performa sistem, kecepatan internet yang melambat, dan kehancuran sistem. Spyware akan merekam dan mengaktifkan kamera berserta mic tanpa sepengetahuan pengguna. Membuat dan memasang ratusan hingga ribuan iklan pop out dan software penunjang spyware lain dll, sehingga prosesor, RAM, jaringan internet dan beterai akan terus beroperasi. Hal ini menyebabkan performa sistem menurut akibat merebutkan sumber daya dengan spyware, kesehatan baterai juga akan menurun karena perangkat tidak pernah instirahat, bahkan Ketika layer dinonaktifkan atau dikunci.

3. Rentannya keamanan sistem

Spyware dapat menyerang sistem keamanan perangkat korban dengan menciptakan backdoor ke sistem atau merubah pengaturan perangkat. Hal ini bisa membahayakan program keamanan perangkat ketika diserang Kembali oleh malware atau virus lainnya.

4. Perampasan privasi pengguna

Ketika spyware telah terpasang, privasi korban akan terancam karena peretas akan melacak semua aktivitas korban tanpa persetujuan oleh korban, hal ini mengakibatkan korban merasa tidak aman dan privasinya terganggu.

5. Kerugian pada bisnis

Suatu bisnis kemungkinan akan terdampak spyware Ketika tidak memiliki tim IT yang bisa mengontrol dan mengamankan perangkat yang menunjang kesuksesan suatu bisnis. Hal ini tentunya dapat menurunkan kinerja dari suatu bisnis karena rusak atau erornya software dapat menghambat kinerja harian usaha seperti menanggapi email klien, pencatatan dokumen, dan pengoperasian digital marketing. Rentannya kebocoran data dan informasi penting seputar informasi pribadi klien, informasi keuangan perusahaan hingga data rahasia bisnis yang berpengaruh terhadap operasional bisnis. Dampak terburuk dari spyware pada bisnis adalah hancurnya reputasi perusahaan di mata klien dan masyarakat.

Cara mencegah spyware

1. Bijaksana dalam mengunjungi iklan di internet

Pengguna internet wajib bersikap waspada terhadap iklan mencurigakan dari sumber yang tidak jelas. Iklan yang berbahaya biasanya menawarkan hadiah atau promo menarik yang mustahil dilakukan oleh sebagian besar perusahaan atau Lembaga, serta menginginkan informasi pribadi atau data penting dari pengguna. Ketika pengguna mengunjungi iklan yang ditawarkan maka spyware atau malware akan meretas perangkat pengguna dan mencuri semua informasi penting hingga merusak sistem perangkat. Oleh sebab itu pengguna harus berhati hati saat menekan suatu iklan dan memantau keamanan sumber pop out sebelum mengunjunginya.

2. Mewaspadai link pada email

Scammer biasanya menautkan tautan berbahaya pada email spam yang ketika diklik maka spyware akan terinstal secara otomatis ke dalam perangkat. Oleh sebab itu, perusahaan perlu berhati hati ketika menerima email dari sumber yang tidak jelas ketika mengajak bekerja sama atau membeli produk  dengan menambahkan tautan pesan email.
3. Menginstal antivirus

Pemasangan antivirus merupakan metode yang cukup efektif guna membatasi spyware masuk ke dlaam sistem. Antivirus akan melacak dan membersihkan malware dan spyware yang berpotensi menginfeksi sistem. Ativirus bisa beroperasi secara realtime dengan melakukan pemindaian setiap file yang terunduh atau terbuka oleh pengguna, dan pemeriksaan sistem cecara berkala untuk melacak malware yang tersimpan di perangkat.

Cara mengatasi spyware

Apabila spyware sudah terpasang di perangkat, hal yang bisa dilakukan oleh pengguna adalah sebisa mungkin mencegah spyware untuk mencuri data di sistem. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengatasi spyware yang sudah terinstal ke dalam perangkat, diantaranya

1. Uninstall semua aplikasi asing

Hapus semua aplikasi yang terasa asing dan tidak pernah merasa mengunduh aplikasi tersebut, khususnya ketika aplikasi tersebut mempunyai ukuran kecil yaitu megabytes saja.

2. Menghapus cache, cookies, dan histori browser

Pengahapuskan cache, cookies, dan histori browser ini bertujuan untuk meminimalisir resiko spyware tersembunyi pada cookies browser.

3. Re-install sistem atau factory reset perangkat

Solusi terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi spyware yang sudah terinstall adalah menghapus semua penyimpanan internal di dalam perangkat.

Arkatama merupakan Jasa Konsultan IT dan Software House Malang yang dapat memenuhi segala kebutuhan Anda di bidang IT dan memberikan solusi bagi setiap permasalahan bisnis Anda. Anda dapat menghubungi kami melalui link berikut https://s.id/AdminWeb atau kunjungi Instagram resmi kami pada @arkatamamulti. Konsultasikan permasalahan IT Anda pada ahlinya sekarang!

Content Writer: Maharani Huzaema (DTS Batch 3)

Editor: Alip Subekhan (DTS Batch 5)

spyware

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *