Arkatama

SISTER Cloud: Solusi Tepat Masalah Integrasi Data yang Rumit

Pada era digital saat ini, transformasi teknologi telah merambah hampir semua aspek kehidupan, termasuk dalam sektor pendidikan. Di tengah tantangan global, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah berinovasi dengan mengadopsi teknologi canggih, salah satunya adalah penerapan konsep “SISTER Cloud”. Konsep ini bertujuan untuk per digital dalam percepatan dalam pengelolaan data dan layanan pendidikan. Ingin tahu lebih lanjut mengenai SISTER Cloud? Pastikan baca artikel ini hingga selesai, ya!

Apa itu SISTER Cloud?

SISTER Cloud merupakan aplikasi sistem informasi sumber daya terintegrasi yang berjalan pada sistem cloud. Aplikasi ini sangat membantu dalam pengelolaan data seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Hal ini dikarenakan aplikasi ini dapat menyimpan data yang diinputkan oleh dosen dan operator secara otomatis ke cloud atau media penyimpanan online.

Pertama, SISTER Cloud memungkinkan institusi-institusi pendidikan dan penelitian untuk berbagi data dengan lebih mudah. Ini bisa termasuk data penelitian, materi pembelajaran, dan informasi lainnya. Dengan demikian, kolaborasi lintas lembaga menjadi lebih efisien dan produktif. Kedua, akses ke layanan yang sama melalui SISTER Cloud dapat membantu mengurangi ketidaksetaraan akses teknologi di antara institusi-institusi tersebut. Dengan demikian, institusi-institusi yang mungkin memiliki sumber daya terbatas dapat tetap mendapatkan manfaat dari teknologi mutakhir.

Ketiga, SISTER Cloud juga membuka pintu bagi pengembangan inovasi lebih lanjut. Institusi-institusi dapat bekerja sama untuk mengembangkan aplikasi dan layanan baru yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia. Terlepas dari manfaat tersebut, tentu ada tantangan yang perlu diatasi, seperti keamanan data dan kebijakan pengelolaan bersama. Namun, SISTER Cloud adalah langkah penting dalam memajukan kolaborasi dan pengembangan teknologi di dunia pendidikan dan penelitian di Indonesia.

Manfaat SISTER Cloud oleh Kemendikbud

1. Peningkatan Efisiensi

Dengan SISTER Cloud, lembaga pendidikan dibawah naungan Kemendikbudristek dapat berbagi sumber daya teknologi, seperti data, aplikasi, dan infrastruktur. Hal ini mengurangi kebutuhan akan infrastruktur teknologi yang terpisah untuk setiap lembaga, mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi. Misalnya, berbagai institusi dapat menggunakan pusat data bersama, mengurangi redudansi dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.

2. Kolaborasi yang Ditingkatkan

SISTER Cloud memungkinkan lembaga pendidikan untuk berkolaborasi lebih efektif. Mereka dapat berbagi pengalaman, best practice, dan bahkan mengembangkan proyek bersama menggunakan sumber daya teknologi yang sama. Hal ini membuka pintu bagi kerjasama yang lebih erat antara berbagai lembaga pendidikan. Sebagai contoh, lembaga-lembaga ini dapat bersama-sama mengembangkan platform pembelajaran daring yang lebih canggih dan berbagi konten pembelajaran.

3. Akses Data yang Lebih Baik

Dengan SISTER Cloud, data pendidikan yang relevan dapat diakses dengan lebih mudah oleh berbagai entitas. Ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, pemantauan kinerja lembaga, dan pengembangan strategi pendidikan yang lebih efektif. Sebagai contoh, lembaga pendidikan dapat dengan cepat mengakses data perkembangan siswa untuk menyesuaikan kurikulum dan metode pembelajaran.

4. Keamanan Data Terjamin

SISTER Cloud dapat menyediakan sistem keamanan yang kokoh untuk melindungi data sensitif. Dengan menggunakan infrastruktur teknologi yang terpusat, kebijakan keamanan dan perlindungan data dapat diterapkan dengan lebih konsisten dan efektif. Ini berarti bahwa data pribadi siswa dan informasi penting lainnya akan tetap aman dan terlindungi dari ancaman keamanan siber yang mungkin ada. Lebih dari itu, SISTER Cloud juga memungkinkan untuk pemantauan dan pemulihan data yang lebih baik dalam situasi darurat.

Perbedaan Antara SISTER Lama dan SISTER Cloud

Dalam penyegaran sistem ini, terdapat beberapa perbedaan mencolok antara SISTER dan SISTER Cloud. Melalui pembaruan ini, tujuan utamanya adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan data, memberikan manfaat yang meliputi kemudahan akses bagi semua pengguna dan pihak terkait. Mulai dari administrator, dosen, hingga pimpinan perguruan tinggi, serta semua stakeholder yang terkait dengan kinerja dosen, semuanya dapat diakses melalui satu platform yang sama. Untuk lebih memahami manfaat yang dihadirkan, kita dapat membandingkan antara SISTER versi Cloud dengan versi sebelumnya. Di bawah ini adalah perbandingan antara SISTER dan SISTER Cloud yang mencakup:

1. Penggunaan Satu Platform untuk Akses

Pada SISTER Cloud, akses akan lebih simpel karena dapat dilakukan melalui satu platform tunggal. Hal ini secara signifikan akan mempermudah akses dan mengurangi waktu yang dibutuhkan. Berbeda dengan SISTER versi sebelumnya yang memerlukan akses terpisah antara SISTER PT dan SISTER Pusat, yang dianggap kurang praktis. Cara akses ke SISTER Cloud:

   – Masuk ke SISTER (versi Cloud) melalui situs web SISTER.kemdikbud.go.id.

  – Pengguna dapat langsung memilih peran yang sesuai melalui menu dropdown “Peran saat ini” di SISTER PT maupun SISTER Kemdikbud/Pusat.

2. Sinkronisasi Data Secara Real-time

Salah satu kendala yang dirasakan oleh Administrator Perguruan Tinggi pada SISTER versi sebelumnya adalah kesibukan dalam melakukan sinkronisasi data secara manual. Hal ini berdampak pada proses pendataan yang harus bergantung pada tugas admin dan menghabiskan waktu yang cukup banyak. SISTER Cloud justru menawarkan keunggulan dengan dukungan data real-time atau pembaruan otomatis yang dilakukan secara bersamaan.

3. Pembaruan Versi Aplikasi yang Otomatis

Ketergantungan pengguna pada admin perguruan tinggi yang dirasakan pada SISTER versi sebelumnya juga mencakup pembaruan manual versi aplikasi. Namun, hal ini tidak perlu lagi dikhawatirkan dengan penggunaan SISTER Cloud, karena versi aplikasi akan diperbarui secara otomatis ketika ada pembaruan yang tersedia.

Melalui pembaruan ini, SISTER Cloud membawa konsep yang lebih terintegrasi dan efisien dalam pengelolaan data serta pelayanan. Perbedaan-perbedaan tersebut menggambarkan upaya untuk memastikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi dalam seluruh proses yang terlibat.

Kategori Layanan yang Tergabung di Platform SISTER

Transisi ke versi terbaru dari SISTER juga membawa konsentrasi layanan menjadi terpusat dalam platform tersebut. Pada masa penggunaan bulan Agustus 2023 yang akan datang, terdapat tiga jenis layanan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) yang akan dapat diakses oleh seluruh dosen di Indonesia melalui SISTER, yaitu:

1. Layanan BKD

SISTER akan menjadi wadah bagi para dosen guna menyusun Laporan Kinerja Dosen (LKD) sebagai bukti pencapaian kinerja mereka selama satu semester. LKD akan dikelola secara berkala oleh para dosen. Setelah proses pembaruan dilakukan di SISTER Cloud, data-data tersebut akan tetap terjaga dan tidak akan hilang.

Dengan demikian, para dosen dapat meneruskan pengisian LKD sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan dan mengirimkannya sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Ini berarti bahwa meskipun proses pengisian LKD belum selesai dan SISTER telah diperbarui, para dosen tidak diharuskan untuk menginput ulang data yang sudah ada sebelumnya.

2. Layanan Serdos

Proses penilaian dan sertifikasi dosen oleh para asesor tidak akan mengalami perubahan, karena tetap akan dilakukan melalui platform SISTER. Oleh karena itu, layanan sertifikasi dosen (Serdos) akan tetap berlangsung pada versi cloud dari SISTER. Hal ini memastikan kontinuitas dalam proses penilaian dan sertifikasi dosen, dengan memanfaatkan keunggulan akses yang diberikan oleh SISTER Cloud untuk memudahkan dosen dan asesor dalam pelaksanaan proses tersebut.

3. Pembaruan Data Dosen (PDD)

Bagi para dosen yang berencana untuk melakukan perubahan pada data mereka sebelum tahap transisi atau pembaruan pada platform SISTER dilaksanakan, Ditjen Dikti memberikan batas waktu hingga tanggal 2 Agustus 2023. Setelah tanggal tersebut, proses pembaruan data akan langsung dilakukan melalui platform SISTER Cloud. Hal ini memungkinkan para dosen untuk memperbarui informasi pribadi mereka dengan lebih mudah dan efisien, sehingga data yang ada tetap akurat dan terkini, mendukung proses administrasi dan manajemen dosen yang lebih lancar.

Kesimpulan

SIAKAD Link merupakan salah satu layanan dari Arkatama yang merupakan salah satu layanan perusahaan layanan Jasa Konsultan IT, Software House, dan IT Training Center yang handal. SIAKAD Link berpotensi mendorong transformasi digital dalam sektor pendidikan Indonesia  Dengan mengadopsi SISTER Cloud dari Kemendikbud, akses teknologi, kolaborasi, efisiensi, dan keamanan data menjadi semakin mudah dan cepat. 

Kini saatnya kampus Anda merasakan kenyamanan dan manfaat dari SIAKAD Link. Segera klik disini untuk memesan layanan kami. Dengan SIAKAD Link, mempermudah mengelolaan data mahasiswa dan manajemen kampus.

Editor: Aprilia Nur Cahyanti (DTS Batch 6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *