Progressive Web App (PWA) Vs Native Application mana yang lebih unggul? Jawabanya tergantung pada kebutuhan anda, namun perlu diketahui, Progressive Web App atau PWA ini hadir dengan pengalaman aplikasi native. PWA adalah aplikasi berbasis web yang bisa diinstal di homescreen gadget anda, memiliki mekanisme offline handling, hingga bisa mengirim notifikasi kepada penggunanya layaknya aplikasi native pada umumnya.
Sayangnya, PWA atau web based application belum dapat mengakses SMS dan Contact. Keterbatasan tersebut tidak terlalu berpengaruh jika aplikasi yang anda bangun tidak memerlukanya. Namun, bukan berarti kedepanya web based application tidak bisa mengaksesnya. Perubahan-perubahan terbaru pada apa yang bisa dilakukan web based application dapat anda lihat melalui situs what can web do today.
Pada laman what can web do today memperlihatkan saat ini web telah memiliki native behaviour seperti local notification dan push notification, hingga akses ke device seperti bluetooh dan serial port. Jadi, sebagian besar pengalaman yang dapat dirasakan di aplikasi native telah dapat dijalankan melalui website.

Gambar di atas menunjukkan hampir seluruh pengalaman native dapat dilakukan melalui PWA dengan chrome browser (hasil mungkin berbeda pada beberapa browser). Jadi, dengan PWA, hanya dengan berbekal sebuah website, kita bisa install dan jalankan aplikasi di gadget dengan pengalaman aplikasi native. Progressive Web App (PWA) Vs Native Application mana yang anda pilih, mengembangkan PWA atau merilis aplikasi?
PWA sendiri bekerja dengan service-worker yang dieksekusi web browser. Inilah yang membuat PWA dapat dijalankan secara offline, yakni dengan caching yang dikelola service-worker. Selain itu PWA juga memiliki manifest file seperti icon dan splashscreen serupa pada aplikasi native. Kita bisa mengginstallnya dengan mengklik pop up add to home screen, pada browser pengguna yang mengakses website secara kontinu.
Kelebihan PWA lainya adalah pengguna tidak perlu dipusingkan degan update aplikasi layaknya aplikasi native. Pada aplikasi native, pengguna aplikasi wajib memperbarui aplikasinya melalui store aplikasi dan pengembang harus “memaksa” pengguna untuk melakukanya. Jika anda pengembang aplikasi, dengan PWA mungkin anda akan kehilangan potensi instalasi aplikasi berbayar yang disediakan toko aplikasi.
Contoh penggunaan PWA bisa anda lihat pada situs twitter. Coba untuk buka twitter dalam keadaan online, kemudian buka twitter dalam keadaan offline. Twitter masih bisa diakses sementara situs menampilkan notifikasi offline pada browser.
