Arkatama

Kenali Wireframe dan Mockup untuk Desain Website Sempurna

Kenali Wireframe dan Mockup untuk Desain Website Sempurna

Wireframe dan Mockup Desain Website – Website merupakan salah satu hal yang menjadi penting dalam profesionalisme sebuah bisnis. Maksud dari kalimat tersebut adalah citra bisnis dan kredibilitas bisnis biasanya dilihat melalui bagaimana website milik bisnis tersebut. Selain penting untuk menjaga kredibilitas bisnis, website juga memberikan informasi yang dibutuhkan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bisa meningkatkan keuntungan bisnis.Oleh karena itu penting untuk menjaga performa dan penampilan dari website agar tetap menarik. Salah satu hal yang bisa membuat website terlihat menarik adalah dari desain web. 

Tidak mudah untuk membuat desain website karena membutuhkan proses yang lama. Namun disini ada dua bagian dari proses desain dalam pengembangan website, yakni wireframe dan mockup yang akan dibahas dalam artikel ini.

Wireframe

Wireframe adalah sebuah proses yang dilakukan untuk merancang desain dari website. Wireframe berbentuk kerangka kerja yang menunjukkan desain dasar, fungsi user interface, dan isi konten dari sebuah web maupun aplikasi. 

Ada beberapa macam bentuk wireframe dilihat dari detail dan realismenya, yaitu detail dan realisme rendah (low-fidelity) hingga detail dan realisme tinggi (high-fidelity). Low-fidelity biasanya berbentuk sketsa di atas kertas atau papan tulis dan cocok untuk melakukan brainstorming desain bersama tim secara garis besar. Sedangkan high-fidelity memiliki lebih banyak detail dan menyertakan lebih sedikit alur kerja dan interaksi. Biasanya high-fidelity dibuat dengan menggunakan aplikasi.

  • Jenis Wireframe

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, terdapat tingkatan level dari rendah hingga tinggi yang merupakan jenis dari wireframe sendiri. Berikut adalah tiga jenis level yang digunakan dalam proses wireframing:

Low-fidelity wireframes. Ini adalah level paling rendah karena desain dibuat dengan tangan atau digital tools. Low-fidelity ini dibuat dengan cepat dan sangat simpel tanpa element desain apa pun, sehingga desain ini sangat minimal. Hanya menggunakan skala abu-abu, satu font, dan tanpa gambar, warna atau efek desain.

Low-fidelity wireframes

Mid-fidelity wireframes. Level ini lebih tinggi satu tingkat kerumitannya dari low-fidelity dan hampir mendekati desain UI akhir. Mid-fidelity wireframes bisa menampilkan gambar dan visualisasi yang lebih detail seperti tata letak, warna, dan tipografi.

Mid-fidelity wireframes

High-fidelity wireframes.Berikutnya adalah level tertinggi dari wireframes. High-fidelity merupakan proses desain yang sangat mendekati tampilan desain UI dan dekat dengan hasil akhir. Seluruh komponen desain seperti gambar, ikon, warna, font, button, dan background sudah ada.

  • Benefit Menggunakan Wireframe dalam Desain Website

Ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh para designer dalam proses desain website. Berikut 5 manfaat yang diberikan wireframe:

Fokus dengan Struktur. Dengan wireframe, designer dapat fokus pada struktur dan tata letak elemen-elemen utama dari website tanpa terganggu oleh detail kecil desain. Tentu hal ini dapat menghemat waktu dan mempercepat proses desain.

Mudah untuk Kolaborasi. Karena konsep desain yang disajikan wireframe sederhana, maka ini akan mempermudah designer lainnya dan stakeholder dalam memahami konsep desain dan berkolaborasi. 

Efisien Biaya. Karena wireframe dibuat sebelum pembuatan atau pengembangan website dimulai, wireframe dapat mengurangi biaya dengan menentukan dan memastikan struktur beserta tata letak terlebih dahulu. 

Meningkatkan User Experience. Designer dapat dengan mudah merasakan user experience dengan mengatur bagaimana tata letak yang sekiranya dirasa nyaman sehingga nantinya website akan mudah digunakan.

Proses Desain Cepat. Wireframe dapat mempercepat proses desain dengan memungkinkan designer untuk mengeksplorasi berbagai konsep desain dengan cepat dan mudah.

Mockup

Mockup adalah bentuk rancangan desain yang lebih mendalam dari wireframe secara garis besar. Di dalam mockup ada lebih banyak detail style dan visual UI untuk memperlihatkan model lebih realistis pada tampilan desain yang nantinya terlihat di web atau aplikasi saat sudah ter-publish. 

Berbeda dengan wireframe, mockup menyertakan detail visual seperti warna, style, grafik, tipografi, button, text-style, serta navigation-style. Mockup sangat bermanfaat untuk memahami dan mengomunikasikan tampilan web atau aplikasi akhir kepada para stakeholder perusahaan untuk memilih desain dan style sebelum membuat aplikasi secara real. 

  • Jenis Mockup

Ada berbagai jenis mockup yang bisa digunakan di berbagai industri, baik dari industri desain, manufaktur, software, dan lain-lain. Beberapa jenis mockup yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

UI-Based Mockup. Mockup ini biasanya digunakan untuk merepresentasikan produk dan layanan software yang memiliki user interface seperti mobile app, aplikasi website, website, atau platform software. 

Simulative Mockup.Jenis mockup ini dapat dibuat untuk simulasi produk sesuai dengan kebutuhan seperti simulasi pada social media, simulasi games, produk, dll.

Design Mockup. Mockup jenis ini adalah mockup digital yang bisa menampilkan desain untuk berbagai kebutuhan dan berbagai bentuk. Design mockup dapat berbentuk print material seperti brosur, banner, tas, sticker, baju, dll. 

Physical Mockup. Mirip dengan design mockup, physical mockup biasanya digunakan untuk merepresentasikan produk yang lebih besar lagi seperti rumah, mobil, roket, manufaktur, dll.

Packaging Mockup. Packaging mockup biasanya digunakan untuk menampilkan desain bermerek dan fungsionalitas suatu produk. Sebelum memproduksi kemasan secara massal, disarankan untuk memvisualisasikannya terlebih dahulu, baik dalam bentuk digital maupun fisik, untuk menghemat biaya produksi.

  • Benefit Menggunakan Mockup dalam Desain Website

Dari beberapa jenis yang disebutkan diatas sudah sangat jelas bahwa mockup memberikan tampilan yang sangat detail dan rinci lebih dari wireframe. Berikut adalah 5 manfaat menggunakan mockup dalam proses desain website:

Gambaran yang Realistis. Rancangan desain yang dibuat dapat ditunjukkan secara realistis dan detail setelah selesai dikembangkan. Ini dapat membantu desainer maupun klien untuk lebih memahami secara jelas tentang konsep yang ditawarkan.

Dapat Melihat Responsivitas Desain. Mockup dapat membantu desainer memvisualisasikan bagaimana halaman web akan terlihat pada berbagai ukuran layar dan perangkat.

Meningkatkan Fungsionalitas. Mockup dapat membantu desainer memikirkan fungsi dan kegunaan elemen-elemen pada halaman web, seperti tombol, form, atau menu.

Memudahkan Evaluasi Desain. Mockup dapat digunakan untuk menguji desain dengan pengguna atau klien, sehingga dapat memberikan masukan berharga tentang kelemahan dan kelebihan dari desain tersebut. Hal ini dapat membantu desainer memperbaiki desain sebelum meluncurkan halaman web.

Kepercayaan Klien. Dengan memperlihatkan desain realistis, ini akan menciptakan rasa kepercayaan klien atau stakeholder lainnya bahwa website telah sesuai dengan keinginan dan harapan mereka. 

Wireframe dan Mockup adalah konsep yang berbeda dalam pembuatan desain website yang penting untuk memastikan desain web yang baik. Keduanya memiliki manfaat masing-masing dan tergantung pada preferensi tiap orang ingin menggunakan konsep wireframe atau mockup. 

Jika Anda membutuhkan perbaikan atau pembuatan website untuk meningkatkan reputasi bisnis, bermitra dengan Jasa Konsultan IT dan Software House PT Arkatama Multi Solusindo adalah pilihan yang paling bijak. Anda juga bisa meningkatkan skill bidang teknologi Anda dengan mengikuti IT Training Center bersama AMD Academy. Apabila membutuhkan informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi website kami disini.

Content Writer: Fatihatur Rizqi Maulidiyah (DTS Batch 3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *