Anggaran Iklan: Tips Jitu Evaluasi Biaya Media Periklanan

Anggaran Iklan – Penggunaan periklanan kini telah banyak beredar di berbagai media. Pasalnya penggunaan iklan yang baik dapat memicu adanya konversi lebih banyak, serta lebih sesuai dengan target pasar. Hal ini dikarenakan, dalam periklanan kita dapat melakukan setting audience yang pas. Namun, sebagian besar pengguna iklan mengalami kesulitan dalam membandingkan biaya media satu dengan lainnya. Mana yang lebih untung dipakai dan mana yang tidak. Pada ilmu periklanan terdapat cara yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan evaluasi iklan di berbagai media. Evaluasi ini difokuskan terhadap evaluasi anggaran iklan, guna melakukan periklanan dengan lebih efisien. Sebelum memasuki langkah tersebut, mari kita pahami dasar-dasar penyebab marketer mengalami kesulitan dalam evaluasi biaya iklan.

- Definisi Anggaran Iklan
Definis biaya iklan menurut Morissan (2010), yakni merupakan strategi yang dapat dilakukan untuk menjangkau target konsumen sebaganyak mungkin, dengan biaya yang serendah-rendahnya. Faktor yang dapat berpengaruh terhadap biaya iklan antara lain adanya jangkauan, ketersediaan media, frekuensi, dan faktor lain terkait penentu anggaran iklan.
Dalam hal ini, biaya iklan dapat dibagi menjadi 2 (dua) diantaranya, biaya absolut yang merupakan biaya yang diperlukan untuk melakukan penempatan iklan di suatu media .Kemudian yang kedua ada yang namanya biaya relatif, yang merupakan biaya yang mempertimbangkan hubungan biaya berdasarkan waktu dan prakiraan audience yang menerima pesan. Pada pembahasan kali ini, evaluasi periklanan akan dilakukan berdasarkan biaya relatifnya.
- Waktu yang Tepat Melakukan Evaluasi Biaya Iklan
Waktu yang tepat digunakan untuk melakukan evaluasi biaya iklan yakni ketika sebelum melakukan pembelian iklan. Hal ini dikarenakan evaluasi dilakukan ketika proses perencanaan iklan sedang berlangsung. Saat melakukan perencanaan, perhitungan biaya haruslah didasarkan pada biaya yang lebih hemat, namun untuk hasil traffic yang maksimal.
- Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Planning Biaya Iklan
Kesalahan yang kerap kali terjadi pada saat melakukan perencanaan biaya periklanan yakni, para pemasar melakukan proyeksi yang terlampau berlebih. Proyeksi yang berlebihan ini biasanya didapat karena para pemasar, terlampau mengekspektasikan terlalu jauh hasil yang akan didapat. Kesalahan selanjutnya yang sering terjadi yaitu mengabaikan anggaran. Mengabaikan anggaran ini biasa diistilahkan sebagai kegiatan “bakar uang” hanya untuk melakukan periklanan, tanpa mempertimbangkan bahwa biaya tersebut lebih besar dari biaya operasional perusahaan. Banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan hal ini hingga berujung pada pailit. Oleh karena itu, mempertimbangkan biaya iklan perlu dilakukan secara jeli dan berhati-hati, agar manfaat dapat benar-benar dirasakan oleh perusahaan.
- Cost per Thousand (CPM)
Cost per Thousand (CPM) menjadi cara perhitungan evaluasi iklan pertama, yang dapat dilakukan oleh seorang marketer. CPM ini biasa disebut sebagai biaya per seribu audience. Rumus yang dapat ditempuh untuk melakukan perhitungan CPM, yakni melalui:
CPM = (Biaya Absolut x 1000)/ Sirkulasi
Berdasarkan rumus diatas, dapat dicari perbandingan pengularan biaya yang lebih efektif. Iklan yang efektif adalah ketika iklan media X memiliki nilai CPM lebih rendah dibandingkan dengan CPM iklan media lain.
- Cost pernah Rating Point (CPRP)
Langkah perhitungan kedua dapat dilakukan dengan menggunakan CPRP. CPRP ini biasa disebut sebagai biaya berdasarkan rating-nya dalam dunia periklanan. Biaya CPRP dapat dihitung menggunakan rumus:
CPRP = Biaya per Spot Iklan / Rating Program
Dalam perhitungan diatas akan didapatkan biaya yang efektif, jika jumlah CPRP yang didapatkan media X lebih kecil dari biaya CPRP media lainnya.
- Daily Inch Rate (DIR)
Perhitungan evaluasi menggunakan DIR dapat didapatkan dengan melakukan perhitungan biaya per kolom inch kertas koran. Perhitungan terhadap DIR dapat dilakukan dengan kalkulasi sebagai berikut.
DIR = (Biaya per halaman x 1000) / Sirkulasi
Pada perhitungan diatas didapatkan biaya efektif, jika media X memiliki nilai DIR lebih rendah dari biaya lainnya.
Perhitungan terhadap evaluasi biaya periklanan dapat dilakukan jika sebuah bisnis ingin biaya yang digelontorkan menjadi lebih hemat. Perhitungan ini dapat dilakukan juga sebagai langkah kalkulasi perhitungan penggunaan media periklanan mana yang efektif. Informasi lebih lengkap terkait periklanan dapat Anda dapatkan melalui melalui Instagram @amd.academy dan @arkatamamulti. Selamat mencoba!
Baca Juga: Marketing Research: 7+ Cara Lejitkan Market Share
Penulis: Miftakhul Mukarromatun Nisa’ (Content Writer Intern DTS Squad Batch 1)
Design: Vika Wahyuni Apriliyanti (Content Creator Intern DTS Squad Batch 1)
