
SMART Goal – Resolusi adalah keputusan atau tekad yang diambil untuk melakukan suatu tindakan atau perubahan dalam kehidupan seseorang. Resolusi seringkali terkait dengan perubahan gaya hidup, tujuan karir, atau aspirasi pribadi. Namun, sudah banyak terjadi bahwa resolusi tidak selalu bisa terwujud sesuai dengan yang direncanakan. Penyebab dari gagalnya seseorang dalam mencapai sebuah target biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti target yang terlalu berlebihan atau waktu yang dirasa kurang untuk mencapai target tersebut. Namun, apakah berarti resolusi yang dibuat tidak akan pernah 100% tercapai? Tentu saja tidak.
SMART Goal adalah salah satu cara untuk merumuskan cara membuat resolusimu menjadi nyata. Tujuan yang dirumuskan dalam metode SMART adalah untuk membantu membuat target-target yang terukur secara otomatis agar lebih memotivasi daripada target yang dibuat tanpa perhitungan dan perencanaan.
Penasaran dengan apa itu SMART Goal? Artikel ini akan mengupas apa itu SMART Goal beserta contoh penerapannya untuk memudahkan Anda memahaminya.
- Apa itu SMART Goal?
SMART Goal merupakan singkatan dari Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Attainable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), dan Timely (Berbatas Waktu). Konsep ini dapat membantu dalam menentukan tujuan yang jelas, terukur, dan dapat dicapai. Menentukan tujuan dengan konsep ini harus spesifik. Dengan menetapkan tujuan yang jelas dan terukur, serta relevan dengan keinginan atau kebutuhan pribadi dan terkait dengan tujuan jangka panjang. Tujuan harus dapat dicapai dengan sumber daya yang tersedia, dan harus memiliki batas waktu atau tenggat waktu tertentu.
Penggunaan konsep SMART Goal dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari di berbagai aspek, seperti di bidang karir, pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. Seseorang dapat mencapai tujuan yang diinginkan dengan lebih efektif dan efisien dengan menerapkan konsep ini.
- Specific (Spesifik)
Dalam konsep ini, spesifik ditekankan pada tujuan resolusi yang harus jelas dan detail. Dalam menentukan tujuan, sangat tidak disarankan untuk membuat target yang terlalu umum serta menimbulkan kesan yang ambigu. Pastikan membuat niche target yang spesifik dan bisa didefinisikan dengan baik.

Tujuan yang spesifik dan jelas akan memudahkan untuk merencanakan tahap-tahap yang harus diambil untuk mencapai tujuan yang dibuat. “Saya ingin meningkatkan keterampilan bahasa Inggris saya dengan mengikuti kursus bahasa Inggris selama 3 bulan” merupakan salah satu contoh tujuan yang jelas dan spesifik.
- Measurable (Terukur)
Measurable ditekankan untuk mengukur progress pencapaian tujuan. Tujuan yang dapat terukur akan membantu untuk memudahkan dalam mengevaluasi kemajuan dan memastikan bahwa tujuan tersebut telah tercapai. Menetapkan indikator penentu penting untuk mengukur progress dari tujuan yang ingin dicapai. Saat indikator tujuan telah tercapai akan meningkatkan motivasi dan semangat untuk melanjutkan ke target tujuan selanjutnya. Contoh tujuan yang dapat terukur adalah “Meningkatkan penjualan produk sebesar 20% pada kuartal ketiga tahun ini.” dalam tujuan tersebut sangat jelas dalam persentase 20%, yang dapat diukur dengan akurat.
- Attainable (Dapat Dicapai)
Membuat tujuan tentu tidak semena-mena tanpa memikirkan apakah tujuan tersebut mungkin untuk dicapai. Tujuan harus dibuat secara realistis dan dapat dicapai atau dijangkau dengan sumber daya yang tersedia. Sebelum menetapkan tujuan, pastikan untuk mempertimbangkan sumber daya yang tersedia dan kemampuan untuk mencapainya. Namun, hal ini tidak membuat tujuan yang ditetapkan menjadi terlalu mudah. Maksud dari Attainable dalam SMART Goal adalah menentukan tujuan yang tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit.
Tetapkan sesuatu yang menjadi urgensi dan pikirkan tahapan seperti apa untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Hal terpenting yang diperhatikan dari konsep ini adalah sesuaikan kemampuan, sumber daya, dan pengalaman dengan jangkauan yang bisa untuk dicapai. Seperti contoh tujuan “Meningkatkan penjualan produk sebesar 20% pada kuartal ketiga tahun ini.” dapat dicapai melalui strategi pemasaran yang tepat dan pengembangan produk.
- Relevant (Relevan)
Tujuan yang ditetapkan harus dapat relevan dengan keinginan atau kebutuhan pribadi dan terkait dengan tujuan jangka panjang. Pastikan untuk mempertimbangkan kebutuhan pribadi dan menjadikan tujuan tersebut sebagai bagian pertama dari tujuan jangka panjang. Selain relevan, tujuan yang dibuat juga harus realistik atau mampu dicapai. Jangan lupa untuk memperhatikan berbagai faktor pendukung yang dapat mempengaruhi pencapaian target.
Tidak hanya itu, menetapkan tujuan yang realistis perlu untuk membuat target yang harus bisa mendukung dan selaras dengan target tujuan lainnya. Contoh tujuan “Meningkatkan penjualan produk sebesar 20% pada kuartal ketiga tahun ini.” relevan dengan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
- Timely (Berbatas Waktu)
Membuat tujuan harus memiliki tenggat waktu atau batas waktu tertentu, maka dari itu membuat tujuan juga harus membuat kerangka waktunya juga, atau yang sering kita sebut saat ini adalah deadline. Agar tujuan bisa tercapai, maka perlu adanya rasa urgensi secara waktu untuk mempercepat progress penyelesaian target. Pastikan untuk menetapkan waktu yang jelas dan realistis untuk memastikan tujuan tersebut bisa dicapai sesuai waktu yang ditentukan.
Berkomitmen dengan deadline yang ditetapkan akan membantu untuk tetap fokus untuk menjalankan pekerjaan penyelesaian target secara tepat waktu dan bahkan lebih cepat dari deadline yang ditetapkan. Seperti pada contoh “Meningkatkan penjualan produk sebesar 20% pada kuartal ketiga tahun ini.” memiliki deadline pada kuartal ketiga tahun ini.
Menerapkan SMART Goal saja tentu tidak cukup, dibutuhkan pemantauan progress dan melakukan evaluasi setiap menyelesaikan target tujuan. Pastikan untuk melakukan analisis dan evaluasi agar target tetap sesuai dengan tujuan.
Pelajari ilmu baru lebih banyak untuk meningkatkan skill Anda dengan mengikuti IT Training Center bersama AMD Academy dan kunjungi laman Arkatama sebagai Jasa Konsultan IT dan Software House untuk informasi mendalam seputar teknologi dan penerapannya.
Content Writer: Fatihatur Rizqi Maulidiyah (DTS Batch 3)
