YouTube Ads dapat menjadi pilihan untuk mempromosikan produk kamu. Platform ini banyak diminati karena penggunanya lebih dari 150 juta penduduk Indonesia. Makanya jangan lewatkan kesempatan ini buat promosikan produk kamu. Lalu apakah kamu tau caranya? artikel ini akan membahas tuntas cara upload iklan hingga kamu bisa naikkan omzet usahamu.
Mengapa harus YouTube Ads
YouTube Advertising adalah salah satu cara untuk mempromosikan produk maupun jasa yang berbayar dalam bentuk video pendek. YouTube Ads dipilih karena dapat menghubungkan dengan orang yang paling cocok dengan produkmu, menggunakan data Google untuk mencocokkan pesan dengan orang yang tepat pada waktu yang tepat pula, hasil yang didapatkan juga memuaskan pelanggan. Kamu dapat memasang iklan di YouTube dengan menggunakan Google AdWords dan lihat performa iklanmu lewat Google Analytics. Langkah-langkah detailnya akan kita bahas sampai habis ya!
Sebelum memulai iklan di YouTube, kamu perlu tau dulu macam-macam iklan yang ditawarkan oleh YouTube, harapannya agar kamu bisa memaksimalkan penjualan dan menghindari kesalahan dalam memilih iklan.
4 Iklan YouTube Agar Kamu Tidak Salah Pilih
- Skippable in-stream Ads

- Non-Skippable Ads
Jenis iklan ini adalah tipe yang sering digunakan karena bisa di-skip oleh penontonnya. Video yang digunakan umumnya 15-30 detik dan maksimum 3 menit. Penting banget kamu harus tau cara agar videomu tidak di-skip, tentu saja video yang kamu buat harus menarik. Namun, jika tetap di-skip malah tidak bermasalah bagi kamu karena tidak harus membayar biaya PPC (Pay Per Click). Kamu akan dikenai biaya jika iklan mu ditonton lebih dari 30 detik.

Kamu bisa memilih iklan ini. Keuntungan yang didapat dari iklan yang tidak bisa di-skip adalah informasi dapat disampaikan secara lengkap dan cenderung lebih efektif. Tipe iklan ini ada 3, yaitu:
- Pre-roll Ads – iklan muncul sebelum video dimulai durasi 15-20 detik.
- Mid-roll Ads – iklan muncul setelah 10 menit video berlangsung, durasi 15-20 detik.
- Bumper Ads – iklan yang muncul di awal, tengah, atau akhir video dengan durasi paling lama 6 detik.
- Discovery Ads

Discovery Ads adalah iklan yang ditayangkan pada halaman pencarian, homepage YouTube, dan di halaman terkait video yang ditonton. Penempatan apapun agar menjangkau penonton harus menerapkan SEO, cek cara SEO YouTube (artikel seo yt ririm)
- Non-Video Ads
Jika kamu tidak punya video tapi tetap ingin promosi di YouTube, cara ini dapat dilakukan dalam bentuk gambar maupun teks. Seperti ikon “i” dipojok kanan layar video biasanya disebut Sponsored Card. Selain itu, ada Overlay Ads biasanya iklan yang berbentuk box transparan, biasanya muncul ditengah-tengah video. Display Ads yang bisanya muncul di hasil pencarian YouTube.


10 Langkah Membuat YouTube Ads
Sudah siap membuat iklan usahamu di YouTube? yuk ikuti 10 langkah dibawah ini.
- Buka YouTube Ads, kemudian klik “MULAI SEKARANG”

- Pilih Akun Kamu

- Pilih Fokus yang Kamu Inginkan

Mendorong jumlah tontonan video dan traffic ke situs. Membuat iklanmu diputar secara otomatis sebelum, selama, atau setelah video outline. Kemudian isi halaman landing dan beri judul.

Tingkatkan jumlah tontonan video dan engagement dengan channel Anda. Menampilkan iklan Anda sebagai thumbnail di samping video terkait outline, Kemudian masukkan judul, masukkan baris deskripsi (isinya kata kunci).

- Pilih Lokasi dan Bahasa Pelanggan Anda

- Pilih gender, usia, dan status keluarga dari pelanggan kamu

- Pilih minat pelangganmu

- Tentukan tanggal pemasangan iklan kamu

- Cek kembali untuk memastikan iklan kamu sesuai dengan keinginanmu

- Finalisasi. Pilihlah pembayaran yang paling sesuai dengan budget kamu

- OK sekarang kamu sudah mulai menjalankan iklan di YouTube
Optimalkan Performa Produk Kamu di YouTube Ads
Konten video yang digunakan sebagai iklan harus dioptimalkan agar sampai pada pelanggan. Berikut adalah cara agar video kamu dapat menghasilkan konversi pelanggan.
- Tujuan iklan yang jelas
Seperti pada langkah di atas, tentukan secara jelas fokus mu dalam YouTube Ads apa? Apakah sebagai mendorong jumlah tontonan video dan traffic ke situs atau Tingkatkan jumlah tontonan video dan engagement dengan channel kamu. Tambahan, jika tujuan dari iklan adalah brand awareness, maka durasi iklanmu harus 15-30 detik.
- Video yang kreatif dan inovatif
Kamu tidak harus membuat video yang menjelaskan secara rinci tentang produk kamu, hal itu terkesan hard selling. Tapi buat iklan bercerita, humor, dll agar terlihat soft selling. Contoh iklan yang terpopuler berdasarkan penilaian google adalah DisneyPlus Hotstar Indonesia Pilih semaumu, untuk semua. Iklan ini dikemas dengan unik, yang dibungkus dengan humor.
- Siapkan Calls to Action
Jangan lupa untuk membuat banner call to action yang bisa membawa pelanggan ke website/ halaman produk utama, atau halaman promosi lain. Sehingga produk mu lainnya akan semakin menarik banyak penonton.
- Tambahkan End Screen
Iklan ini akan tampil di akhir video iklan untuk meneruskan pelanggan ber-eksplor ke video lainnya. Buat thumbnail yang menarik dan unik sehingga pelanggan akan penasaran dan mencoba untuk berselancar ke situs website mu.
YouTube Ads Wujudkan Kenaikan Omzet Kamu
Membuat YouTube Ads cukup mudah, dengan menerapkan langkah-langkah di atas. Tentukan, video yang cocok untuk produk kamu, dan upload iklanmu diGoogle Ads. Tentu saja, dalam iklan di YouTube kamu harus tetap menerapkan SEO YouTube agar iklanmu muncul dipencarian teratas. Selamat mencoba dan semoga berhasil.
