Dalam memasarkan sebuah bisnis, platform pemasaran merupakan salah satu hal yang paling penting untuk diperhatikan. Jangan sampai Anda memasarkan di platform yang didalamnya tidak ada target pasar Anda, karena sama saja dengan buang-buang dana. Pasalnya setiap target pasar memiliki karakteristiknya masing-masing. Lalu, platform apa yang paling cocok untuk memasarkan bisnis Anda? Bagi Anda yang memiliki model business B2B, LinkedIn merupakan platform yang sangat cocok untuk mengembangkan bisnis Anda. Marketing B2B menjurus pada sebuah praktik dimana sebuah perusahaan memasarkan produknya kepada sesama perusahaan. Untuk mengetahui dan mempraktekkan strategi marketing menggunakan Linkedin berikut adalah ulasan lengkapnya, mulai dari organic marketing hingga paid marketing.
Organic Marketing LinkedIn
Terdapat beberapa cara untuk melakukan organic marketing pada LinkedIn. LinkedIn telah menyediakan LinkedIn Company Page yaitu sebuah tempat perusahaan menciptakan brand image yang baik. Untuk itu page ini wajib dimaksimalkan untuk dapat menjangkau target pasar secara efektif. Berikut ini adalah tips yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan strategi organic marketing di LinkedIn.
- Lengkapi profil perusahaan
Profil perusahaan harus lengkap sebagai langkah awal dalam melaksanakan strategi organic marketing sebelum melakukan paid marketing. Company Page merupakan rumah bagi perusahaan di LinkedIn sehingga sebelum mengundang orang masuk tentu saja isi rumah harus dilengkapi terlebih dahulu agar orang yang berkunjung betah dan mendapatkan informasi yang full.
- Post konten secara rutin
Seperti media sosial yang lainnya, pada LinkedIn juga terdapat tool untuk melakukan posting baik berupa teks, foto, atau video. Anda harus rutin melakukan posting untuk bisa terhubung dan lebih dekat dengan audience. Apabila Anda terhubung dengan audience maka Anda dapat showcase value perusahaan Anda.
- Share konten yang relevan dan menarik
Konten yang akan Anda bagikan kepada para audience harus relevan dengan scope business Anda, menarik, dan tentunya otentik. Kunci dari organic marketing yang sukses adalah authenticity.
- Join Group Business
LinkedIn juga dilengkapi dengan grup yang dapat Anda ikuti sebagai sarana sharing knowledge dengan anggota lainnya. Beberapa grup di LinkedIn memiliki jutaan anggota. Angka ini merupakan angka yang besar untuk target pasar Anda. Selain share konten Anda, Anda juga harus menanggapi anggota lain, jadilah anggota yang aktif dan menyenangkan.
Paid Marketing LinkedIn
Selain organic marketing, LinkedIn juga menyediakan platform untuk memasarkan produk perusahaan yang berbayar (paid) yaitu LinkedIn Ads. Terdapat beberapa jenis iklan pada LinkedIn, berikut adalah penjelasannya:
- Iklan Bersponsor
Iklan bersponsor adalah salah satu cara LinkedIn dalam beriklan. Jenis iklan ini memiliki cara beriklan yang paling halus karena terlihat seperti scrolling media sosial biasa. Jenis iklan ini memiliki beberapa bentuk yaitu: iklan satu gambar, iklan carousel, iklan video, dan iklan satu pekerjaan. Berikut ini adalah contoh tampilan iklan bersponsor di LinkedIn.
- Pesan Bersponsor
Apakah Anda pernah mendapat pesan personal yang berisi informasi dari beberapa akun lain? Nah, itulah yang dimaksud pesan bersponsor. Pesan bersponsor memiliki keunggulan yaitu langsung tertuju pada target dan target yang dituju merasa lebih personal. Pesan bersponsor memiliki beberapa bentuk yaitu: iklan pesan dan iklan percakapan. Berikut ini adalah contoh tampilan dari pesan bersponsor.
Pesan bersponsor masuk pada tool notifikasi, dan pada saat dibuka akan tampil halaman iklan seperti dibawah ini.
- Iklan Dinamis
Iklan dinamis merupakan jenis iklan LinkedIn yang dilakukan dengan menyandingkan foto akun target dengan advertiser. Dengan desain seperti ini tentu target akan merasa spesial dan eksklusif. Berikut ini adalah tampilan dari iklan dinamis.
- Iklan Teks
Iklan teks adalah jenis iklan sederhana hanya dengan tulisan. Meskipun hanya tulisan sederhana namun terbukti ampuh untuk mendongkrak bisnis. Dimana Dan Slagen, Head of Paid Marketing Hubspot, sukses meningkatkan CTR hingga 60% hanya dari iklan teks. Berikut ini adalah contoh dari iklan teks LinkedIn.
Tutorial Lengkap LinkedIn Ads
Setelah mengetahui jenis-jenis dan bagaimana LinkedIn Ads sangat berpengaruh terhadap bisnis berikut ini adalah tutorial lengkap cara beriklan di LinkedIn Ads. Sebelum itu tentu Anda harus memiliki akun LinkedIn yang akan Anda promosikan, baru kemudian Anda dapat mempromosikan bisnis Anda.
- Buat Akun LinkedIn Campaign Manager
LinkedIn Campaign Manager adalah tools milik LinkedIn sebagai dashboard bagi para pemasang iklan. Di sinilah nantinya Anda mengatur semua iklan. Untuk membuat akun LinkedIn Campaign Manager, Anda dapat membuka LinkedIn, kemudian pilih menu Work, kemudian pilih marketing solution.
Setelah itu Anda akan diarahkan pada halaman LinkedIn Marketing Solution, kemudian klik Create Ads. Berikut adalah tampilannya:
Kemudian Anda akan diarahkan untuk membuat akun yaitu dengan mengisikan nama akun, currency, dan menghubungkan dengan company page yang akan dipromosikan. Berikut adalah tampilannya.
- Membuat Campaign Group
Setelah memiliki Akun LinkedIn Campaign Manager, maka selanjutnya Anda harus membuat campaign group. Dalam satu campaign group dengan membuat campaign group, anda dapat membuat beberapa iklan sesuai dengan campaign yang diinginkan, sehingga Anda dapat mengorganisir iklan tersebut berdasarkan kategorinya.
- Membuat Iklan
Setelah membuat campaign group maka tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah membuat iklan. Terdapat beberapa langkah dalam membuat iklan ini yaitu:
- Memilih tujuan iklan
Pada tahap ini Anda harus menentukan tujuan dari iklan yang akan Anda lakukan. Apakah iklan tersebut bertujuan untuk meningkatkan awareness, consideration, atau conversions.
- Menentukan kriteria audience
Setelah menentukan tujuan iklan, maka langkah selanjutnya yaitu menentukan kriteria audience yaitu mulai dari tempat tinggal, bahasa, education, demografi dan lain sebagainya.
- Memilih format iklan
Kemudian langkah selanjutnya yaitu memilih format iklan mulai dari single image, carousel, video, iklan teks, dan yang lainnya.
- Placement
Pada tahap ini Anda diarahkan untuk menempatkan iklan Anda, apakah akan dipublish di LinkedIn saja, atau pada platform lain yang bekerjasama dengan LinkedIn.
- Melakukan budgeting dan scheduling
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mengatur anggaran dan jadwal campaign. Anggaran dan jadwal campaign ini dapat disesuaikan dengan dana dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
- Mengatur pelacakan konversi
Tahap ini optional dilakukan, namun tahap ini penting dilakukan guna mengetahui jejak audience yang datang pada LinkedIn Anda. Setelah klik next maka Anda siap ke langkah selanjutnya.
- Upload Konten Iklan
Setelah menyelesaikan langkah sebelumnya maka Anda akan bertemu halaman seperti diatas. Anda diarahkan untuk mengupload konten yang akan Anda iklankan. Cukup klik tanda + dan diarahkan untuk mengisi judul, deskripsi, url tujuan, dan kemudian iklan siap diluncurkan.
- Iklan ditinjau LinkedIn
Sebelum iklan dipublish, LinkedIn akan mengecek dan mereview apakah iklan Anda layak ditampilkan atau tidak. Iklan yang lolos review LinkedIn adalah iklan yang memiliki url jelas, relevan, dan tidak mengandung unsur SARA.
- Monitor Performa Iklan
Selain melakukan publish iklan tentu Anda juga harus memantau performa iklan yang sudah Anda luncurkan. Hal ini sangat berguna untuk evaluasi iklan Anda kedepannya terkait apakah konten tersebut disukai oleh audience, menimbulkan konversi atau tidak. Sehingga iklan Anda selanjutnya lebih optimal.
Nah itu tadi adalah panduan lengkap untuk memasarkan bisnis pada LinkedIn. Baik organik marketing maupun paid marketing memiliki tujuan dan kelebihannya masing-masing. Kombinasi antara organic dan paid marketing akan menimbulkan konversi yang maksimal. Jangan lupa, isi dari konten yang Anda iklankan tentunya juga harus bermanfaat dan menarik agar dilirik oleh audience. Oleh karena itu terus asah skill Anda agar strategi marketing yang Anda jalankan dapat menimbulkan banyak konversi, salah satunya yaitu dengan mengikuti pelatihan digital marketing yang diselenggarakan AMD Academy dengan sertifikat yang diakui BNSP. Klik link berikut untuk daftar dan melihat detail lainnya.
Baca juga: Digital Marketing Sukses dengan Memanfaatkan Tools Google
Penulis: Habib Fitriana Azzahra (Content Writer DTS Squad Batch 1)
