Meningkatkan Social Media Presence dengan Audit Social Media
Meningkatkan Social Media Presence kini banyak dikejar oleh para pelaku bisnis. Bagaimana tidak? penggunaan media sosial dapat memperkuat awareness dengan mudah, kisaran 10%-90% pola komunikasi masyarakat mulai merebak disana. Alasan media sosial membuat masyarakat tetap terhubung dengan teman mereka, membuatnya tidak hanya memuat komunikasi saja tetapi juga berbagai segi kehidupan. Bahkan saat ini media sosial juga digunakan sebagai sarana melakukan transaksi jual beli suatu produk, yang menggantikan pasar tradisional. Dengan kata lain, rotasi media sosial sebagai sarana show up individu didepan umum, perlahan berkembang pada unjuk dagangan. Uniknya, para pebisnis yang brilian tidak hanya memanfaatkan media sosial untuk keperluan B2C, pun berlanjut ke B2B bahkan C2C. Fenomena yang penuh kreativitas ini, memancing marketer diseluruh dunia untuk memasukkan list media sosial kedalam channel distribution mereka setelah website. Konten-konten penggaet konversi mereka ciptakan untuk branding dan positioning produk, yang muaranya pada social media presence. Social media presence terjadi jika pelanggan potensial mengakui ‘kehidupan’ media sosial milik pebisnis, istilah lainnya yakni ketika pebisnis menggerakkan media sosial mereka secara aktif hingga mampu menemani aktivitas scrolling media sosial para user. Keadaan nyata dalam penerapannya, marketer juga membutuhkan penilaian terhadap efektivitas strategi konten, apakah konten yang dihasilkan mampu meningkatkan social media presence ataukah sebaliknya. Pada ranah social media presence, marketer dapat menggunakan strategi bernama audit social media. Apa sih sebenarnya audit social media? serta bagaimana bisa seorang marketer menerapkannya?
- Definisi Audit Social Media
Audit social media merupakan strategi yang digunakan seorang pemasar, untuk melakukan identifikasi serta analisa metrix media sosial. Hal ini bertujuan agar marketer dapat mengetahui kondisi teritorial sosial media yang digunakan. Metrix-metrix yang diamati oleh marketer dapat berisi engagement, jumlah like-comment-share, reach, mention, click, views, hingga followers. Dengan menggunakan audit social media, pemasar tidak perlu meraba-raba dan menebak tanpa arah keadaan sosial media mereka, karena telah terdapat data yang nyata.
- Keunggulan Menggunakan Audit Social Media
Audit social media terkadang dilakukan dengan mengundang para pakar. Tentu akan ada masukan-masukan yang lengkap dan lebih terarah dalam hal ini. Kekeliruan yang akan terjadi pada konten akan secara cepat terdeteksi dan mampu diatasi. Benefit tersebut dapat pula memancing perbaikan-perbaikan yang membuat marketer dapat mengembangkan strategi sebelumnya menjadi lebih baik. Celah-celah yang kurang pada media sosial dapat diubah menjadi peluang.
- Cara Meningkatkan Social Media Presence dengan Audit Social Media
Lantas bagaimana seorang marketer dapat menerapkan audit social media?simak informasinya sebagai berikut.
- Mencatat metrix akun
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, unsur metrix akun media media perlu dianalisis untuk keperluan keberlanjutan audit. Marketer tidak cukup dengan menganalisa 1 akun yang bisnis gunakan, tetapi keseluruhan akun agar proses analisa lebih menyeluruh dalam menggolongkan bisnis. Setelah metrix dikumpulkan, marketer dapat melakukan breakdown progress metrix dan menarik benang merah, apakah tiap unsur metrix telah berjalan sesuai harapan atau belum? Jika ada yang kurang sesuai, marketer dapat dengan cekatan melakukan repair. Tools paling mudah yang dapat digunakan marketer yakni pemanfaatan fitur insight pada akun profesional media sosial (pada kasus Instagram).
- Analisa demografi
Demografi audience berkaitan erat dengan ketertarikan. Hal ini dikarenakan demografi mengandung karakteristik yang dapat diterjemahkan dengan mudah. Misalnya orang-orang yang berumur 40 keatas lebih menyukai postingan dengan functional oriented, sedangkan generasi Z dengan rentang usia 9-24 tahun lebih menyukai postingan yang mereka sebut ‘aesthetic’. Generasi Z dapat melakukan follow terhadap suatu akun, jika mereka melihat keindahan postingan akun tersebut, bahkan berlanjut ke pembelian jika mereka makin terkesan. Oleh karena itu dari segi penggunaan strategi media sosial, seorang marketer perlu melakukan analisa apakah demografi yang ter-influence merupakan orang-orang yang sesuai dengan target pasar. Jika ditemukan kecenderungan demografi yang melenceng jauh dengan target, disanalah para pemasar harus mulai berdiri memperbaiki apa yang salah.
- Quality testing
Penggunaan audit social media mampu membuat marketer memahami perubahan terhadap grafik matrix. Perubahan didapat dari fluktuasi persebaran efektivitas konten baik dari segi content creator ataupun audience. Media sosial yang baik yaitu yang memiliki grafik konsisten (sideways) dari waktu ke waktu. Media dengan pola ini cenderung akan dapat beradaptasi secara organic terhadap perkembangan zaman (selalu dibutuhkan). Media sosial dengan pola inilah yang kemudian disebut memiliki kualitas performance yang prima. Jika terdapat grafik yang naik-turun secara drastis, pemasar dapat lebih berhati-hati dan sesegera mungkin mengatasi penurunan.
- Menghitung ROI
Seperti strategi pada umumnya, strategi media sosial juga membutuhkan biaya dalam penerapannya. Perusahaan harus membayar para content creator, pakar audit, hingga penggunaan iklan berbayar. Jika berkaitan dengan biaya, sudah selayaknya pelaku bisnis yang baik harus secara sadar mempertimbangkan apapun yang dikeluarkan. Pengeluaran yang didedikasikan untuk pemasaran media sosial, harus sepadan dengan apa yang dihasilkan. Pemeriksaan terhadap ROI dan biaya terkait, mampu mengukur tingkat efektivitas penggunaan media sosial ditinjau dari segi loss and profit. Jika tiba-tiba terjadi pembengkakan biaya dengan percuma, pemasar harus sesegera mungkin melaporkan hal ini kepada chief marketing officer untuk dilakukan investigasi.
Audit Social Media membuat marketer mampu beradaptasi dengan para kompetitor, serta menciptakan keunggulan kompetitif. Hal ini terjadi karena secara sadar marketer akan memahami kondisi media sosial mereka secara keseluruhan dengan bantuan audit. Decision making marketing scope akan mudah dilakukan untuk mendekatkan organisasi bisnis kepada goals yang diharapkan. Jika Anda dan bisnis telah menerapkan ini, bersiap-siaplah menyambut kehadiran peningkatan traffic Anda! Namun jika diperlukan penerapan yang lebih expert, Anda dan bisnis dapat mengikuti Pelatihan Social Media Marketing BNSP yang diselenggarakan oleh PT Arkatama Multi Solusindo di Bulan Mei 2022. Jadikan organisasi Anda lebih up to date dan raih rating tertinggi social media presence! Informasi lebih lanjut cek Instagram @arkatamamulti dan @amd.academy sekarang.
Baca Juga: Conversion Rate Optimization Meningkatkan Omzet Hingga 16%
