Naik lagi ke 36 ribu kasus baru Covid-19, dengan jumlah tes yang turun ke bawah 300 ribu orang.
— perupadata (@perupadata) February 6, 2022
Kematian naik lagi ke atas 50 jiwa dalam sehari, dengan kasus aktif bertambah 25 ribu. Ada 10 ribu yang sembuh.
Jakarta pecah rekor kasus harian provinsi tertinggi sepanjang pandemi. pic.twitter.com/OItyaHZFI5
Kasus Covid-19 meroket kembali pada kuartal pertama 2022. Angka kematian kembali naik 50 jiwa dalam sehari. Beberapa daerah seperti Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya akan kembali berstatus PPKM level 3. Ternyata pandemi belum juga usai, virus Corona terus bermutasi, hinga saat artikel ini dipublikasikan (7 Februaru 2021) varian Omicron mendominasi infenksi virus.
Tentu saja berbagai ikhtiar atau usaha perlu dilakukan untuk memperkecil resiko kematian. Salah satunya bisa dilakukan dengan pelacakan kontak yang cepat dan terukur melalui aplikasi Peduli Lindungi. Melalui aplikasi, pengguna dapat melakukan scan barcode untuk checkin di tempat umum atau perkantoran. Jika suatu saat terdapat temuan kasus, pelacakan akan dilakukan berdasarkan data histori kunjungan ke tempat umum atau perkantoran. Hal tersebut akan memudahkan pelacakan, dan mempercepat penanganan tentunya, hingga pada akhirnya memperkecil resiko kematian akibat covid-19.
Jika memiliki tempat yang dikunjungi banyak orang seperti tempat usaha dan perkantoran, pemilik dapat membuat QR code peduli lindungi untuk tempat usaha atau perkantoran. Caranya adalah sebagai berikut:
- Buat akun melalui tautan berikut ini https://cmsreg.dto.kemkes.go.id

- Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengisi nama, email, handpone, nama tempat, nama perusahaan, alamat, kota, dan provinsi.
- Pendaftaran memerlukan verifikasi terlebih dahulu
- Jika sudah terverifikasi, buatlah sandi untuk aktivasi akun
- Selanjutnya login melalui tautan berikut https://cms.pedulilindungi.id
- Masukkan detail informasi kemudian unduh QR Code Peduli Lindungi.
